4 Jenis Bisnis yang Tepat bagi Anda yang Mencari Peluang Usaha Ternak (Tips agar Tidak Gagal)

Sebelum memulai bisnis, Anda tentu memikirkan bidang yang paling menguntungkan. Bisnis yang bisa memberi keuntungan harus punya peluang pasar yang bagus. Beternak merupakan bisnis yang baik, sebab peluang usaha ternak cukup besar.

Bisnis ini merupakan usaha yang menjanjikan di desa. Cakupan pasarnya juga cukup luas. Bidang bisnis ternak cukup banyak. Supaya tidak mengalami kegagalan, pilih yang paling sesuai dan ikuti tips untuk menjalankan usaha tersebut agar lebih cepat sukses.

Tips Mudah untuk Memulai Ternak Ayam

Ternak ayam merupakan bisnis yang menjanjikan di masa depan dan paling cepat untung. Pasalnya, hampir sebagian besar orang membutuhkan hewan ini. Entah untuk dikonsumsi atau digunakan sebagai bahan baku produk makanan.

Berikut adalah tips sederhana memulai bisnis ini.

1. Menyiapkan Dana untuk Permodalan Awal

Siapkan modal yang cukup supaya usaha ternak tidak gagal di tengah jalan.

Berbicara tentang bisnis tentu tidak terlepas dari modal. Dalam menjalankan bisnis ternak ayam, Anda membutuhkan modal yang cukup banyak. Setidaknya, Anda membutuhkan dana jutaan rupiah untuk memulai bisnis ini.

Anda tidak perlu cemas jika modal tidak kembali alias merugi, sebab peluang usaha ternak ayam menjanjikan perputaran modal yang cukup cepat. Modal Anda nantinya digunakan untuk keperluan pembelian peralatan, hewan ternak, kandang, dan lainnya.

2. Persiapan Tempat

Saat hendak memulai bisnis ternak, Anda harus bersiap dengan lahan untuk pembuatan kandang. Sesuaikan lahan Anda dengan jumlah ayam yang akan dipelihara. Lahan harus cukup luas agar Anda bisa membuat kandang yang besar.

Saat akan membuat kandang, pastikan Anda membuat yang dilengkapi dengan berbagai peralatan, misalnya tempat makan, lampu untuk menghangatkan kandang ayam, tempat air, dan lain sebagainya.

3. Lingkungan yang Sesuai untuk Ayam

Ayam yang masih anakan membutuhkan lingkungan yang hangat dengan suhu yang pas. Ayam juga membutuhkan udara yang memadai. Jadi, pastikan kandang yang Anda buat memiliki sirkulasi udara yang bagus supaya ayam Anda tetap sehat.

4. Perawatan Rutin dan Menjaga Kesehatan Ternak

Pada 14 hari pertama, Anda harus mengawasi ternak Anda dengan baik. Hal ini dikarenakan, pada kurun waktu tersebut, hewan ternak biasanya sangat rentan jika kondisi lingkungannya tidak mendukung.

Untuk menjaga kesehatan ternak Anda, lakukan vaksinasi secara berkala sesuai waktunya. Jangan lupa untuk memberikan vitamin dan antibiotik pada ternak Anda supaya kesehatannya tetap terjaga dan tidak mudah terserang penyakit.

Tips Beternak Kambing bagi Anda yang Masih Pemula

Usaha Ternak Kambing
pixabay.com

Peluang usaha ternak kambing sangat menguntungkan. Akan tetapi, modal 1 juta rupiah tidak cukup untuk mengawali bisnis ini. Anda membutuhkan modal yang lebih besar. Supaya modal Anda tidak terbuang percuma, ikuti tips berikut ini.

1. Tentukan Jenis Kambing yang akan Diternakkan

Ternak kambing memang bukan bisnis budidaya unik, tetapi usaha ini bisa memberi hasil yang cukup besar seperti beternak sapi. Untuk mendapat untung, Anda harus memilih jenis kambing ternak yang sesuai. Jenis kambing untuk ternak yang paling sering dipilih, antara lain:

  • kambing etawa,
  • kambing gibas, dan
  • kambing etawa campuran atau peranakan.

2. Kambing untuk Pembibitan

Pemilihan bibit sangat penting untuk memastikan Anda mendapat hewan ternak yang berkualitas. Bibit kambing yang bermutu dicirikan dengan bulu yang terlihat kilap, bersih, dan berumur 8–12 bulan.

Selain itu, saat membeli Anda harus memeriksa bagian tubuhnya untuk memastikan bahwa kambing tersebut dalam keadaan sehat. Pilihlah kambing dengan garis punggung yang kokoh dan lurus. Kambing tidak mengalami kecacatan, lincah, dan bagian anus bersih.

3. Gunakan Pakan yang Bermutu

Kambing suka dengan tanaman hijau, terutama daun-daunan dan rumput. Sebelum memberikan pakan pada kambing Anda, jemur dahulu rumput dan daun dibawah panas matahari selama 2–3 jam. Setelah itu, baru berikan pada kambing ternak.

Anda juga bisa menambahkan bahan lain sebagai pakan ternak. Contohnya, Anda bisa memberikan ampas tahu, bekatul, atau ketela pohon yang dicincang. Tambahan pakan tersebut dapat memenuhi nutrisi kambing agar lebih gemuk.

4. Memanen Kambing Ternak

Kambing yang sudah dewasa bisa untuk diperdagangkan. Usahakan untuk memilih waktu panen saat berdekatan dengan hari Idul Adha supaya Anda bisa menjual dengan harga yang lebih memadai. Dengan begitu, keuntungan Anda bisa bertambah.

Tips Menjalankan Usaha Ternak Bebek agar Mendapat Untung

Peluang Ternak Bebek
pixabay.com

Usaha pertanian memang cukup menarik, tetapi untuk memulainya lebih sulit daripada usaha ternak. Beternak bebek lebih sederhana dibandingkan pertanian atau ternak kelinci. Supaya Anda bisa mendapat untung yang optimal, lakukan tips berikut ini.

1. Ketahui Jenis Kandang Bebek

Kandang bebek ada beberapa macam. Anda harus tahu kandang yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis. Jenis kandang bebek dibagi berdasar daya tampung dan ukurannya. Kandang bebek DOD dapat diisi oleh 50 ekor.

Kandang untuk bebek remaja memiliki daya tampung hingga 16–100 ekor per kelompok. Kandang bebek untuk masa bertelur bentuknya berupa kotak kecil. Dalam satu kotak dapat diisi 1–2 ekor. Kandang yang berukuran lebih besar dapat memuat lebih banyak bebek dewasa.

2. Bersihkan Kandang

Kandang harus selalu bersih agar bebek bisa bertahan hidup dengan baik. Dalam seminggu, lakukan pembersihan paling tidak dua kali. Bersihkan juga kotoran dan sisa pakan yang menempel pada kandang bebek.

3. Cek Kesehatan Bebek Ternak

Bebek pedaging dan petelur harus diawasi kesehatannya. Untuk mengecek kesehatan ternak, Anda bisa memantau aktivitas bebek. Jika tidak bergerak aktif, kemungkinan bebek kekurangan vitamin. Bebek yang tidak mau makan bisa berarti sedang sakit.

Tips Beternak Lele dengan Menggunakan Kolam Terpal

Ternak Ikan Lele bagi Pemula
profitablefishfarming.com

Beternak lele membutuhkan modal yang mencukupi. Bisnis ini termasuk usaha modal 5 juta. Walau demikian, usaha ternak ini bisa menjadi bisnis untuk mahasiswa perikanan. Supaya modal Anda bisa kembali, lakukan beberapa tips ini.

1. Mencari Benih yang Bagus

Benih ikan lele harus dipilih yang ukurannya antara 5–7 cm. Usahakan memilih ukuran benih yang sama. Hal ini untuk memastikan pertumbuhan benih berada pada jangka waktu yang sama.

2. Air Kolam harus Terjaga Kualitasnya

Ketika hampir tiba musim panen, Anda tidak disarankan untuk mengganti air yang ada di kolam terpal. Hal ini untuk memastikan air kolam berada dalam kondisi yang tetap stabil. Jangan pula menggunakan sirkulasi karena bisa membuat kadar keasaman kolam berkurang.

3. Hindari Memberi Makan Lele Saat Hujan Turun

Pada waktu hujan turun, jangan memberi makan lele Anda. Hal ini dikarenakan air hujan dapat mencemari pakan lele dan menimbulkan zat asam. Jika hal tersebut terjadi, lele Anda bisa mengalami gangguan kesehatan.

Peluang usaha ternak dapat memberikan penghasilan yang memadai, asalkan Anda memilih bisnis ternak yang paling cocok dengan kemampuan atau minat. Lakukan juga tips-tips dalam beternak di atas agar Anda mendapat hasil yang terbaik.