Analisa dan Peluang Bisnis Es Bubble 2019

Es bubble dikenal dengan boba milk tea. Minuman ini asalnya dari Taiwan dan sebelumnya merupakan minuman teh yang dicampurkan dengan susu atau buah kemudian ditambahkan dengan tapioca pearl yang kenyal.

Dengan banyak pilihan rasa ditambahkan dengan bubble tapioca pearl ke dalamnya membuat minuman ini sangat unik, tidak hanya itu saja minuman ini juga memiliki cita rasa yang lezat sekaligus mengenyangkan.

Bubble drink ini semakin meramaikan bisnis minuman segar yang unik selain cappucino cincau, Thai tea, es cokelat, dan lain sebagainya.

Anda yang sedang melirik bisnis potensial pun bisa menggeluti bisnis ini karena banyak yang menyukai bubble drink, tidak hanya anak-anak namun juga orang dewasa dan orang tua.

Bagi yang tertarik untuk menggeluti bisnis bubble drink Anda harus memperhatikan analisis usahanya. Simak analisis usaha es bubble yang penting untuk Anda ketahui berikut ini:

Investasi atau Modal Awal

Hal pertama yang harus Anda lakukan mengetahui berapa modal awal atau investasi awal yang harus dikeluarkan. Yang dimaksud dengan modal awal ini adalah modal yang hanya dikeluarkan sekali saja sehingga jika belum terjadi kerusakan tidak perlu dilakukan penggantian. Simak rincian biaya awalnya berikut ini:

NoNamaBiaya
1BoothRp 1.500.000,00
2BlenderRp 250.000,00
3Banner dan SpandukRp 200.000,00
4SealerRp 400.000,00
5Topples serbuk rasa 6 pcs @Rp5.000Rp 30.000,00
6Topples gulaRp 5.000,00
7Sendok takarRp 3.000,00
8Termos esRp 100.000,00
9LainnyaRp 100.000,00
TOTALRp 2.588.000,00

Rincian modal di atas sangat fleksibel dimana bisa disesuaikan dengan budget. Untuk mesin sealer Anda bisa tidak menggunakannya dan menggantinya dengan tutup cup biasa. Namun untuk membuat bisnis terlihat profesional terutama jika mendirikan booth di tempat yang bergengsi mesin ini dibutuhkan agar bisnis tidak dipandang sebelah mata.

Jika Anda bergabung dengan bisnis franchise minuman bubble drink semua peralatan di atas akan diberikan dimana jumlahnya disesuaikan dengan biaya investasi awal yang Anda bayarkan ke pihak franchisor.

Untuk pilihan paketnya kebanyakan ada dua macam pilihan paket dimana yang pertama adalah tanpa booth dan yang kedua adalah menggunakan booth, tentunya yang menggunakan booth ini lebih mahal dibandingkan tanpa booth namun peralatan yang akan diberikan pun semakin lengkap.

Jika Anda tertarik franchisor mematok paket tanpa booth ini mulai dari 2,8 juta rupiah, sedangkan yang menggunakan booth mulai dari 4 juta rupiah.

Biaya Variabel

Biaya variabel adalah biaya tidak tetap dimana bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi bisnis saat itu. Berikut ini adalah rincian biaya variabel yang penting diperhatikan:

NoNamaBiaya
1Cup, sedotan, dan lain-lainRp 100.000,00
2Bubuk 10 rasa @Rp14.000, @2packRp 280.000,00
3Tutup gelas bergambar 1 rollRp 650.000,00
4Gula dan Es BatuRp 200.000,00
5ListrikRp 100.000,00
6Air MineralRp 150.000,00
7Promosi dan StikerRp 100.000,00
8Sewa TempatRp 750.000,00
9Tapioka Pearl 6 kg @Rp20.000Rp 120.000,00
TOTALRp 2.450.000,00

Rincian biaya variabel es bubble di atas khusus untuk satu bulan sehingga jika perputarannya lebih cepat dari yang diperkirakan maka bisnis dikatakan berkembang pesat.

Khusus sewa tempat dari bisnis ini bisa dilakukan di pinggir jalan atau menyewa ruko sehingga biaya sewa lebih ringan dibandingkan dengan menyewa tempat di mall atau supermarket besar.

Omzet Per Bulan

Omzet menjadi hal menarik yang dibahas saat menggeluti bisnis apapun termasuk dengan bisnis minuman segar es bubble ini. Misalnya dalam satu hari bisa menjual 50 cup dengan harga Rp5.000 per cup maka dalam sehari omzet yang didapatkan sebesar Rp250.000.

Jika Anda mampu mempertahankan performa penjualan dengan menjual 50 cup per hari maka dalam sebulan total omzet yang di dapatkan sebesar Rp5.000 x 50 x 30 = Rp7.500.000. Itu adalah bruto atau penghasilan kotornya.

Kemudian rumus nettonya adalah penghasilan bruto sebulan dikurangi investasi awal ditambah biaya variabel. Total modal yang dikeluarkan Rp2,588,000 + Rp2,450,000 = Rp5.038.000, sehingga netto yang didapatkan Rp7.500.000 – Rp5.038.000 = Rp2.462.000.

Tentu keuntungan tersebut sangat menggiurkan bukan?

Yang menjadi risiko atau tantangan terbesar menggeluti aneka minuman segar untuk usaha di cuaca seperti saat ini adalah mempertahankan penjualan untuk stabil di angka 50 cup. Hal itu dikarenakan jika kurang dari 50 cup penghasilan yang didapatkan kurang dari nominal yang disebutkan tersebut.

Strategi Bisnis Es Bubble

es bubble milk tea
Sumber: resepdanmasakan.com

Jika mendirikan bisnis sendiri dan tidak ikut waralaba minuman kekinian maka Anda harus tahu bagaimana strategi bisnis yang benar. Hal itu dikarenakan strategi yang salah membuat hasil penjualan yang didapatkan tidak seperti yang diinginkan.

Berbeda dengan ikut waralaba, selain Anda mendapatkan berbagai macam peralatan yang dibutuhkan akan ada tim khusus marketing yang akan mengajarkan kepada para franchisee untuk bisa mencapai target seperti yang diinginkan. Namun jika tidak ikut waralaba Anda bisa melakukan strategi bisnis seperti berikut ini:

1. Target pasar

Hal pertama yang penting untuk diperhatikan adalah target pasar. Tentukan target dengan jelas karena tanpa target yang jelas akan membuat promosi menjadi salah sasaran.

Memang es jenis ini bisa menarik minat siapa saja, namun dengan menentukan target pasar Anda akan bisa mengetahui bagaimana memasarkan produk.

Misalnya saja target pasar anak-anak dan remaja, maka mereka suka dengan berbagai macam topping sedangkan orang dewasa maupun orang tua tidak akan suka.

Soal rasa anak-anak dan remaja menyukai es dengan rasa yang manis sedangkan dewasa dan orang tua tidak karena pertimbangan beberapa hal.

2. Branding yang menarik

Jangan lupa branding terutama bagi yang ingin membuka usaha sendiri. Branding ini adalah menciptakan suatu merek agar dikenal oleh orang lain. Untuk bisa branding berikanlah spanduk dan juga banner agar booth es Anda mudah dikenali oleh orang lain.

Buat desain yang menarik seperti mencantumkan gambar produk Anda yang terbaik. Jangan lupa cantumkan harga di booth yang mana bisa terlihat jelas oleh pengunjung. Harga ini menjadi sesuatu yang vital dalam bisnis terutama jika lokasinya di pinggir jalan.

Ada beberapa pengunjung yang ragu untuk datang ke booth dikarenakan tidak tahu harga pastinya, tentu hal ini akan disayangkan sekali. Kemasan juga harus menarik karena dijadikan sebagai bahan branding caranya adalah dengan menempelkan stiker pada cup kemasan.

3. Lokasi strategis

Pemilihan lokasi menjadi aspek penting, pilihlah lokasi yang dekat dengan target pasar Anda. Jika targetnya adalah anak-anak atau anak remaja Anda bisa membuka stand dekat jalan sekolahan.

Pilihlah yang belum ada pesaing bisnisnya agar bisnis bisa berjalan sesuai harapan. Dengan harga per cup Rp5.000 bisnis bubble drink yang Anda geluti akan bisa bersaing dengan bisnis minuman yang lainnya.

4. Promosi yang menarik

Jangan menjalankan bisnis secara stagnan, karena yang stagnan tidak akan ada greget dan tidak menarik.

Untuk bisa membuat bisnis lebih menarik Anda bisa memberikan free cup kepada orang yang beruntung dengan stiker tertentu.

Misalnya dalam 25 cup ada 1 cup dengan stiker yang berbeda dan orang yang mendapatkannya free cup atau gratis.

Demikianlah analisis dan strategi usaha es bubble yang penting untuk Anda perhatikan, semoga informasi ini bermanfaat terutama bagi Anda yang memiliki niat untuk menggeluti bisnis ini.