Tergiur Bisnis Cappucino Cincau? Simak Analisis Usahanya Di Sini!

Siapa yang tidak kenal dengan minuman cappucino cincau? minuman segar dengan rasa lezat ditambah lagi dengan cincau membuat sensasi saat meminumnya sangat unik.

Minuman ini disukai oleh berbagai macam usia mulai anak-anak sampai orang tua.

Karena banyak yang menyukainya tidak mengherankan jika banyak yang melirik bisnis ini untuk dijadikan peluang usaha yang menjanjikan.

Buka Sendiri atau Ikut Franchise?

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menggeluti bisnis ini yang pertama adalah buka sendiri dan yang kedua bergabung dengan franchise minuman cappucino cincau yang sudah tersebar di beberapa kota besar di Indonesia.

Untuk bisnis yang profesional dan membuka franchise biasanya bubuk cappuccino yang dimiliki buatan sendiri bukan kemasan siap saji dan sudah banyak yang memiliki brand sendiri.

Tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan bagi yang ingin menggeluti bisnis personal maupun franchise salah satunya adalah modal.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dipertimbangkan bagi Anda yang ingin menggeluti bisnis cappucino cincau berikut ini:

1. Modal awal

Modal awal ini menjadi hal yang penting diperhatikan karena kekurangan modal hanya akan membuat bisnis tidak bisa berjalan seperti yang diharapkan. Berikut ini adalah rincian modal yang harus Anda perhatikan:

NoNamaBiaya
1BoothRp 1,500,000
2BlenderRp 250,000
3SerbetRp 10,000
4Desain dan SpandukRp 200,000
5Peralatan lainnyaRp 50,000
6Desain dan StikerRp 150,000
7Termos EsRp 100,000
8PisauRp 20,000
TOTALRp 2,280,000

Untuk modal yang disebutkan dan dijelaskan di atas adalah booth khusus take away sehingga minuman tersebut di bawa pulang tidak diminum di tempat.

Jika Anda menyediakan tempat untuk meminumnya di tempat ada beberapa hal yang harus ditambahkan mulai dari gelas, kursi, dan juga meja.

Selain itu Anda tidak perlu menggunakan mesin sealer terlebih dahulu melainkan menggunakan penutup cup biasa agar modal awal tidak membengkak.

Jika Anda ingin memarut cincau tidak memotong dengan bentuk dadu maka Anda membutuhkan pemarut keju dimana harga satu buahnya sangat murah meriah yaitu mulai dari Rp10.000 saja.

2. Biaya variabel

Hal yang harus dipertimbangkan kedua adalah biaya variabel. Biaya ini merupakan biaya pasti yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Biaya ini tergantung dengan seberapa cepat perputaran cup es yang ada di bisnis Anda, semakin cepat perputarannya maka semakin banyak biaya variabel yang harus dikeluarkan.

Simak rincian biaya variabel atau operasional yang harus dipertimbangkan berikut ini:

NoNamaBiaya
1Cup, Sedotan, dan lain-lainRp 100,000
2Bubuk CappucinoRp 100,000
3CincauRp 80,000
4Susu Kental ManisRp 150,000
5ListrikRp 100,000
6Air Mineral dan Es BatuRp 150,000
7PromosiRp 100,000
8Sewa TempatRp 750,000
TOTALRp 1,530,000

Biaya variabel di atas estimasi untuk satu bulan ke depan. Untuk bisa menggeluti bisnis ini Anda tidak perlu menyewa tempat atau both di mall karena bisa memulainya dengan mendirikan booth di pinggir jalan yang benar-benar potensial.

Namun bagi yang memiliki modal berlebih bisa menyewa tempat di mall besar, mengingat mall menjadi tempat yang potensial karena akan banyak dikunjungi pengunjung terutama pada akhir pekan.

3. Franchise

Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan itu semua jangan khawatir karena saat ini banyak orang yang menawarkan waralaba es unik untuk usaha salah satunya adalah bisnis cappucino cincau ini.

Kelebihannya adalah Anda hanya perlu mendaftarkan diri dengan membayar biaya investasi awal.

Untuk biaya investasi awal ini ada yang mematoknya dengan harga mulai dari 2,5 juta rupiah tanpa both dan ada juga yang mematok harga mulai dari 3,5 juta dengan booth.

Dengan mengikuti franchise Anda akan mendapatkan peralatan dan juga bahan-bahan yang bisa menjadi milik Anda. Anda juga akan mendapatkan mesin sealer sehingga membuat bisnis lebih terlihat profesional.

Tidak hanya itu saja bahan pembuatan minuman lebih lengkap seperti bubuk dengan aneka rasa, tapioka pearl atau bubble dan lain sebagainya.

bisnis es cappucino cincau
Sumber: jakartapowder.com

Strategi Usaha Minuman Cappucino Cincau

Jika Anda melirik aneka minuman segar untuk usaha penting untuk memikirkan bagaimana strategi usaha yang baik dan benar terutama di saat cuaca yang tidak mendukung seperti saat ini. Salah strategi hanya akan membuat pendapatan atau omzet tidak seperti yang diharapkan.

Strategi yang pertama adalah pemilihan tempat. Pemilihan tempat ini tidak boleh dianggap remeh karena semakin strategis, semakin bagus untuk perkembangan bisnis.

Selain itu Anda juga harus memikirkan aspek pesaing. Jika lokasi bisnis Anda berdekatan dengan pesaing sebaiknya Anda mengurungkannya dan mencari tempat yang belum ada pesaingnya.

Buatlah produk yang lebih variatif sehingga konsumen tidak bosan karena disuguhkan dengan minuman seperti itu-itu saja.

Contohnya adalah Anda bisa memberikan float sebagai topping atau memberikan berbagai macam topping di atasnya mulai dari kacang, keju, messes, dan masih banyak lagi lainnya.

Strategi terakhir berikanlah harga yang kompetitif. Harga yang terlalu mahal akan membuat bisnis kalah saing sehingga risikonya adalah bisnis bisa mengalami kerugian.

Bagi yang ingin bergabung dengan bisnis franchise atau waralaba penting untuk memperhatikan kredibilitas dari brand yang menawarkan waralaba tersebut.

Semakin berkualitas dan terkenal brand tersebut, maka akan semakin menguntungkan untuk Anda karena tidak perlu capek dalam membangun branding.

Perhatikan pula biaya yang harus Anda bayarkan dan pilihlah sesuai dengan kondisi finansial.

Pendapatan

Omzet ini menjadi hal yang sangat menarik untuk dibahas dari sebuah usaha. Jika Anda tahu bagaimana caranya menjalankan usaha dengan baik dan benar bukan menjadi hal yang mustahil pendapatan atau omzet yang didapatkan sangat besar.

Sebagai contohnya adalah dalam sehari Anda bisa menjual sebanyak 50 cup es cappuccino dengan cincau dimana harga jualnya adalah Rp6.000, maka dalam sehari omzet yang akan Anda dapatkan adalah Rp300.000.

Jika Anda mampu mempertahankan performa di angka minim 50 cup per hari maka dalam sebulan bruto yang didapatkan sebesar Rp9.000.000. Anda akan mudah sekali balik modal dimana total modal awal dan biaya variabel pertama sebesar Rp2,280,000 + Rp1,530,000= Rp3.810.000. Sehingga penghasilan bersih selama sebulan sebesar Rp5.190.000.

Sangat menggiurkan bukan?

Setelah balik modal Anda hanya perlu memikirkan bagaimana bisa membayar operasional bisnis setiap bulannya terutama untuk pembelian bahan-bahan kembali untuk satu bulan ke depan dan Anda tidak perlu mengeluarkan modal untuk investasi awal lagi.

Omzet Franchise

Penghitungan omzet untuk franchise ini berbeda dengan yang mendirikan bisnis secara pribadi. Katakanlah Anda mengambil paket A dengan investasi awal 2,5 juta. Biaya operasional bisnis per bulannya hanya ada listrik dan sewa tempat sebesar 1 juta.

Untuk alat-alat seperti cup, bahan-bahan cappuccino, dan semuanya sudah ditanggung olah franchisor sehingga Anda sebagai franchisee hanya menghitung modal per cup saja.

Misalnya modal per cup Rp2.500 maka dalam sebulan modal kerja Rp2.500 x 50 x 30 = Rp3.750.000 sehingga biaya variabel sebulan menjadi Rp4.750.000 ditambah dengan sewa tempat dan listrik. Untuk bruto jika per cup Rp6.000, penjualan 50 cup maka total sebulan Rp9.000.000.

Menghitung netto dengan mengurangi bruto dengan biaya variabel sehingga Rp9.000.000 – Rp4.750.000 = Rp4.250.000. Dalam sebulan modal investasi awal sudah balik dan mendapat profit sebesar Rp1.750.000.

Demikianlah analisis usaha cappucino cincau dengan membuka atau mendirikan usaha sendiri maupun franchise, semoga informasi ini bermanfaat.